Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, Oktober 12, 2009

tips merawat rambut berkerudung

7 comments

Setiap wanita identik dengan kecantikan, lemah lembut dan penuh dengan keanggungan. Banyak cara bagi wanita agar tampil cantik dan anggun dalam beraktifitas. Bukan hanya wanita bergaya modern saja yang dapat tampil cantik dan anggung, wanita berkerudung juga dapat tampil menarik,cantik dan juga anggun. Untuk mendapatkan itu semua banyak kendala yang dihadapi oleh setiap wanita, terutama bagi para wanita yang memakai kerudung di dalam aktifitasnya sehari- hari. Permasalahan klasik para wanita berkerudung adalah masalah perawatan rambut yang memerlukan perawatan yang ekstra lebih. Untuk itu, beberapa tips merawat rambut berkerudung bagi para wanita berkerudung tersaji di bawah ini.. silahkan disimak…

1. Cucilah rambut anda secara teratur, minimal 2-3 hari sekali. pergunakan shampo sesuai dengan jenis rambut anda. Pastikan rambut sudah kering sebelum menggunakan kerudung. Karena, Penggunaan kerudung saat rambut basah bisa membuat kepala pusing.

2. Pakailah masker rambut seminggu sekali untuk menjaga kesehatan dan kekuatan akar rambut. Gunakan masker siap pakai yang sesuai dengan jenis rambut (biasanya tersedia di toko-toko kosmetik). Caranya, keramas hingga bersih, kemudian oleskan masker di sekitar rambut. Diamkan selama lebih kurang 15 menit, kemudian bilas kembali dengan air bersih

3. Pilihlah kerudung berbahan katun atau kaus yang memiliki pori-pori baik sebagai sirkulasi udara bagi rambut dan Gantilah kerudung setiap hari. Demikian pula dengan pelapis bagian dalam kerudung. Hindari warna gelap seperti hitam karena menyerap panas sehingga membuat wilayah kepala dan rambut menjadi lebih panas. Pilihlah warna terang atau putih. Hindari berkreasi dengan kerudung yang berlapis-lapis. Kerudung sebaiknya tidak lebih dari 4 lapis.

4. Untuk memudahkan penataan rambut, pilih potongan rambut praktis. Hindari rambut terlalu panjang atau potongan berponi. Poni hanya akan membuat repot yang bersangkutan karena harus terus membereskan rambut-rambut poni yang keluar dari kerudung. Sementara rambut yang terlalu panjang akan membuat kepala menjadi terasa lebih panas akibat kurangnya sirkulasi. Sebaiknya panjang rambut tidak melebihi 60 cm.

5. Lakukan creambath seminggu sekali demi memberikan nutrisi pada rambut dan menjaga kulit kepala agar tetap sehat. Pilihlah krim yang sesuai dengan jenis rambut. Atau bila ingin menggunakan bahan alami, gunakan alpukat untuk jenis rambut kering, jeruk nipis untuk rambut berminyak dan berketombe, sementara ginseng dipercaya dapat menguatkan akar rambut.

6. Jaga keharuman rambut dengan ratus. Ratus adalah mengasapi rambut dengan campuran rempah dan bunga-bungaan (bahan bisa dibeli di salon-salon besar atau toko kosmetik).

7. Untuk membantu menguatkan akar rambut, manfaatkan serum antirontok atau hair tonic. Hair tonic dapat digunakan setiap habis keramas, sedangkan serum antirontok cukup dua minggu sekali.

8. Konsumsi sayuran dan buah yang kaya akan vitamin C untuk regenerasi sel-sel rambut dan kulit kepala.

Lakukankan tips merawat rambut berkerudung seperti diatas, semoga dapat bermanfaat dan mendapatkan kecantikan dan keanggunan pada saat tampil di masyarakat dengan berkerudung.

Read More ->>

Jumat, Oktober 09, 2009

jenis kulit wajah

5 comments

Kulit wajah manusia bermacam-macam, adapun jenis-jenis kulit wajah antara lain..

1. Jenis kulit Normal, pori-pori tidak terlihat, tampah cerah dan segar. Kulit ini sangat mudah merawatnya, tidak perlu banyak memerlukan kosmetik, dapat menghasikan make up yang halus dan tahan lama.
2. Jenis kulit berminyak, kulit tebal, pori-pori terbuka, basah mengkilat dan lengket. Kulit ini disebabkan kelenjar minyak aktif bekerja sehingga minyak diproduksi berlebih, kulit ini mudah kotor dan berjerawat.
3. Jenis kulit Kering, kulit tipis, pori-pori tdk terlihat, nampak suram dan kusam. Kulit ini disebabkan kelenjar minyak kurang aktif bekerja, sehingga minyak yang dihasilkan kurang, cenderung mudah keriput, untuk merawatnya gunakan cream malam.

4. Jenis kulit sensitif, kulit yang tidak tahan dengan kosmetik yang mengandung alkohol, terasa panas dan gatal-gatal.

Tergolong jenis kulit yang manakah kulit wajah anda..????

Read More ->>

Minggu, Februari 15, 2009

APAKAH BER-KB ITU DOSA?

9 comments

Mungkin pertanyaan ini terkadang muncul pada diri wanita muslim karena ada anggapan bahwa ber-KB itu tidak boleh karena mengurangi jumlah umat muslim. Namun, Rasulullah juga menganjurkan kepada umatnya agar memiliki keturunan yang banyak namun harus berkualitas. Jadi, kita sebbagai orang tua mempunyai kewajiban untuk mendidik anak dengan baik agar menjadi anak shaleh dan beriman.

Rasulullah SAW menganjurkan agar memiliki isteri yang mempunyai potensi untuk memiliki anak.
“Nikahilah wanita yang banyak anaknya karena aku (Rasulullah SAW) berlomba dengan umat lainnya dalam banyaknya umat pada hari qiyamat (HR Ahmad dan Ibnu Hibban).”
Perintah Rasulullah SAW untuk memilih wanita yang subur sebanding dengan perintah untuk memilih wanita yang shalihah.
“Dunia itu adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan adalah wanita yang shalihah.”

Dalam hadits lain disebutkan:
Wanita itu dinikahi karena empat hal: karena agamanya, nasabnya, hartanya dan kecantikannya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat.

Dalam pandangan Islam, anak merupakan karunia dan rezeki yang harus disyukuri dan disiapkan dengan sebaik-baiknya dengan cara mendidik dan membekalinya dengan beragam ilmu uang bermanfaat baik di dunia dan akherat.
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. (QS. An-Nisa: 9)

Motivasi untuk mengatur jarak kelahiran Islam menganjurkan untuk mempunyai banyak anak yang berkualitas baik akhlak maupun pendidikannya. Untuk mengoptimalkan semuanya kita harus mempunyai metode yaitu dengan mengatur jarak kelahiran anak.
Hal ini penting karena apabila setiap tahun para ibu melahirkan anak, akan berdampak anak tidak mempunyai kesempatan untuk diperhatikan oleh ibunya. Bukan hanya perhatian saja yang hilang tapi nutrisi asi pun akan sangat berkurang, padahal pada umunya seorang ibu menysui anaknya selama 2 tahun.
Dan Kami perintahkan kepada manusia kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.(QS. Luqman: 14)

Semua ini adalah motivasi yang paling bisa diterima oleh syariat berkaitan dengan pencegahan sementara atas kehamilan. Sedangkan pencegahan kehamilan karena motivasi karena takut miskin atau takut tidak mendapatkan rezeki akibat persaingan hidup yang semakin ketat, tidak bisa diterima oleh Islam. Karena ketakutan itu sama sekali tidak berdasar dan hanya hembusan dan syetan atau orang-orang kafir yang tidak punya iman. Karena jauh sebelum bumi ini dihuni oleh manusia, Allah sudah menyiapkan semua sarana penunjang kehidupan. Hewan dan tumbuhan sudah disiapkan untuk menjadi rezeki bagi manusia. Allah sudah menjamin ketersediaan makanan dan minuman serta semua sarana penunjang kehidupan lainnya di bumi ini.

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (QS. Huud: 6).
Dan berapa banyak binatang yang tidak membawa rezkinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(QS. Al-Ankabut: 60)

Membunuh anak karena motivasi takut lapar dan tidak mendapat rizki adalah perkara yang diharamkan oleh Islam.
Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka(QS. Al-An`am: 151)
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.(QS. Al-Isra: 31)
Syarat Dibolehkannnya Penggunaan Alat Pencegah Kehamilan
Secara umum pencegahan kehamilan itu hukumnya dibolehkan, asal memenuhi dua persyaratan utama:
1. Motivasi
Motivasi yang melatar-belakanginya bukan karena takut tidak mendapat rezeki. Yang dibenarkan adalah mencegah sementara kehamilan untuk mengatur jarak kelahiran itu sendiri.
Atau karena pertimbangan medis berdasarkan penelitian ahli medis berkaitan dengan keselamatan nyawa manusia bila harus mengandung anak. Dalam kasus tertentu, seorangwanita bila hamil bisa membahayakan nyawanya sendiri atau nyawa anak yang dikandungnya. Dengan demikian maka dharar itu harus ditolak.
2. Metode atau alat pencegah kehamilan
Metode pencegah kehamilan serta alat-alat yang digunakan haruslah yang sejalan dengan syariat Islam. Ada metode yang secara langsung pernah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW dan para shahabat dan ada juga yang memang diserahkan kepada dunia medis dengan syarat tidak melanggar norma dan etika serta prinsip umum ketentuan Islam.
Contoh metode pencegah kehamilan yang pernah dilakukan di zaman Rasulullah SAW adalah ''azl.
Dari Jabir berkata:` Kami melakukan `azl di masa Nabi saw sedang Al-Qur`an turun (HR Bukhari dan Muslim)
Dari Jabir berkata: `Kami melakukan `azl di masa Rasulullah saw, dan Rasul mendengarnya tetapi tidak melarangnya` (HR muslim).
Sebenarnya semua alat kontrasepsi itu boleh asalkan tidak bersifat membunuh sperma, walaupun hanya sperma kita harus tetap menghormatinya karena itu adalah cikal bakal dari manusia. Contohnya seperti kondom, namun kondom terkadang banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab ( melakukan hubungan diluar pernikahan yang sah, karena takut akan hamil lalu mereka menggunakan kondon sebagai pencegahnya) sehingga banyak yang mengatakan kalau kondom membuka pintu zina dengan mudah. Yang kedua dengan melakukan ‘azl yaitu mengeluarkan sperma diluar
Read More ->>

Rabu, Januari 28, 2009

Berdzikir

1 comments

Berfikir saat berdzikir atau berdzikir saat berfikir ? Realitas berfikir seharusnya didasari atas dzikrullah, sedangkan realitas berdzikir adalah pengesaan Allah . Orang yang berfikir saat berdzikir akan tersesat dalam ribuan sketsa di kepala dan visual-visual yang muncul justru lebih banyak menjauhkan dirinya dari tujuan dzikir yang sebenarnya yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sedangkan berdzikir saat berfikir adalah proses penetralan atau meredam frekwensi otak sampai ketitik nol bahwa apaun yang kita fikirkan harus berakhir pada ridha Allah SWT dan ini sangat tidak mudah dilaksankan. Ketenangan hati bisa dicapai dengan berbagai cara jika kegundahannya bersifat materi atau duniawi. akan tetapi jika kegelisahan yang muncul dikarenakan sebuah pencarian jati diri dalam mengenal tuhannya, maka dzikir adalah jalan keluarnya. Permasalahannya metode seperti apa yang bisa mendekatkan kita kepada Allah SWT ?

Bunyi-bunyian adalah salah satu terapi menenangkan hati, ketika kita mendengar aluanan musik yang mendayu-dayu maka saat itu suasana hati kita seperti ikut terseret oleh nada tersebut. Didalam lagu-lagu kebangsaan hampir semua memakai nada-nada tinggi untuk menggugah semangat juang, begitu juga dalam keagamaan seperti nyanyian di gereja atau lantunan pujian di wihara kesemuanya akan memunculkan nada-nada yang bisa mungubah suasana hati yang oleh para terapist (ahli terapi) hal ini dijadikan sebagai salah satu efek terapi. Didalam islam hal seperti ini pun bisa kita dapati dalam dzikir atau sholat berjamah, artinya bunyi secara temporer bisa membawa sesorang kedalam suasana syahdu, sedih, ceria dan bersemangat. Namun tidak sedikit yang terperangkap dalam spritualitas bunyi-bunyian seperti ini dimana kekhusyuan hanya di peroleh ketika lantunan kalimat tauhid secara berjamah menggelegar atau keindahan bacaan sang imam di masjid atau tangisan sang ustad di dalam dzikir berjamaah. dan ketika kesemuanya itu tidak ada maka hatipun terasa hambar.

Berdzikir juga tidak memerlukan jubah kebesaran, realitas dzikir bisa menghilangkan eksistensi diri dihadapan Allah, disisi lain ada segelintir orang yang terperangkap dalam simbol-simbol keagamaan dan merasa lebur dalam kelompoknya dan berusaha memfanakan diri dihadapan Allah, bagaimana mungkin dia bisa menyatu sementara dia baru saja mengidentifikasikan dirinya dari hamba Allah yang lain dengan jubahnya
Read More ->>
 

banner teman

Pengikut

| YULIANTIEZ | BELAJAR & BERBAGI © 2009. All Rights Reserved | Blogger Template by Blogger and Blogger Templates
Template Style by My Blogger Tricks .com | Design by Brian Gardner | Back To Top |